Sistem Peta Hijau memberdayakan berbagai gerakan yang diprakarsai oleh komunitas-komunitas yang memetakan sumber-sumber daya alam, sosial dan budaya di lebih dari 50 negara, dengan menggunakan ikon-ikon yang telah diakui, website, sumber-sumber daya multi-bahasa dan pusat-pusat komunitas regional. Dikembangkan secara bersama-sama sejak tahun 1995, gerakan Peta Hijau dilakukan secara lokal oleh kelompok-kelompok akar rumput, Lembaga-lembaga Swadaya Masyarakat, siswa-siswa, badan-badan pemerintah, agen-agen wisata, bidang-bidang usaha berorientasi hijau dan lain-lain. Saat ini, di beratus-ratus kota, desa dan perkampungan, proyek-proyek Peta Hijau mengajak masyarakat dari segala umur untul bersama-sama menemukan, saling berbagi, dan bekerja guna menciptakan komunitas-komunitas yang hidup dan berkelanjutan.
Website ini dirancang untuk menunjukkan pengaruh-pengaruh kami kepada khalayak dunia dan membantu para pembuat peta hijau untuk belajar satu sama lain seiring dengan usaha kita merencanakan bersama-sama masa depan kita yang berkelanjutan.
Halaman ini mempunyai link-link ke semua sumber daya_berbahasa Indonesia _ dari GreenMap.org, dan secara otomatis terbarui saat material baru ditambahkan.
Klik setiap anak panah untuk penjelasan detil:
Poster Ikon Green Map® (Green Map® Icon Poster)
Bahasa Ikon-ikon Peta Hijau yang secara global dirancang dan digunakan menjembatani hambatan-hambatan bahasa dan budaya. Ikon-ikon tersebut menandai, mengangkat dan terhubung ke semua elemen alam, sosial dan budaya dari komunitas-komunitas yang sedang berusaha menciptakan keberlanjutan. Poster ini (PDF) mengenalkan seperangkat simbol universal yang telah mendapatkan pengakuan.
Unduh Poster
Profil-Profil Peta Hijau dan Pembuat Peta Hijau (Green Map and Mapmaker Profiles)
Sebagian besar pengguna website ini memulai dengan mengklik peta-peta untuk mendapatkan deskripsi-deskripsi proyek yang diberikan oleh mereka yang telah membuatnya. Setiap profil meliputi sebuah “kilasan dengan bahasa lokal” (dalam bahasa Inggris Local Language Overview), beserta gambar, peta, link, data dan narasi tentang tujuan, metode, dan hasil dalam Bahasa Inggris.
Untuk pengantar_berbahasa Indonesia, Anda bisa memulai dengan kilasan-kilasan proyek_berbahasa Indonesia_ di bawah ini. Anda bisa klik nama orang yang menyerahkan pada baris paling bawah untuk mengetahui profil yang lengkap.
Mungkin itu mempunyai link ke website mereka masing-masing, yang mungkin juga berbahasa Indonesia.
Proyek Peta Hijau Sepeda ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah lingkungan dan hak aksesibilitas pemakai jalan non-motor, terutama pengendara sepeda. Hal apa saja yang ingin diangkat ke dalam media Peta Hijau ini adalah hal-hal yang menjadi faktor pendukung dan ancaman kehidupan/kegiatan bersepeda dan kegiatan non-motor lainnya, mulai dari masalah konsep/wacana, kebijakan, infrastruktur, hingga lingkungan yang mendukung dan mengancam, baik dalam kondisi saat ini maupun bayangan rekomendasi ke depan.
Kenapa peta:
Kita perlu lebih dari hanya arah jalan dari sana ke sini, tapi bagaimana bisa ke sana dari sini dengan santai, asik dan aman
Peta Hijau, Apa:
Peta hijau, atau greenmap adalah gerakan yang berusaha memetakan potensi budaya dan kondisi lingkungan yang ramah maupun yang sudah rusak.
Sahabat Sepeda, Siapa:
Ya...menjadi sahabat bukan hanya buat penunggang sepeda, tapi untuk kondisi yang lebih baik di masa mendatang. Bisa siapa saja, bersepeda atau tidak
Bagaimana:
Workshop,belajar bersama membuat peta dengan pendekatan greenmap. Terdiri atas 2 jenis, yaitu workshop pembekalan green map dan survei bersama
Tim kerja Green Map Mandala Borobudur 2005: Greenmapper Jogja & Jakarta, Jaringan Kerja Pariwisata Borobudur, Center for Heritage Conservation Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
Proyek Peta Hijau Mandala Borobudur akan dilanjutkan kembali pada tahun 2008 dengan pendekatan pada kalangan pelajar (youth map). Beberapa jenis workshop akan digelar dengan peserta para guru dan siswa beberapa sekolah dasar dan menengah di sekitar Borobudur.
Pembuatan Peta Hijau ini adalah proyek terbuka. Kami undang keterlibatan Anda dalam proyek ini. Segala ide dan masukan dari Anda dinantikan sebagai bekal pelaksanaan kegiatan ini. Silakan hubungi kontak di atas untuk mengetahui informasi kegiatan lebih lanjut.
Salam
Nama : Peta Hijau Bintaran Yogyakarta
Tahun : Maret 2008
Lokasi : Kawasan Bintaran, Pakualaman, Yogyakarta
Tipe : peta berbasis Google Earth
Jumlah : 1 peta berbasis Google Earth
Bahasa: Indonesia, Inggris
Tim : Peta Hijau Yogyakarta
Peta hijau ini dibuat dalam rangka simulasi pembuatan peta hijau sebagai materi lokakarya pembekalan bagi para calon fasilitator Peta Hijau Mandala Borobudur. Peta Hijau Bintaran ini bisa dikelola menjadi peta hijau seutuhnya di masa mendatang.
Sila kunjungi http://greenmap.or.id untuk mengetahui informasi lebih lanjut.
Pembuatan Peta Hijau Kotagede ini akan dilakukan secara bertahap. Tahap-tahap itu akan disesuaikan dengan hasil kesepakatan dengan rekan-rekan komunitas di Kotagede. Pada tahap pertama, hal yang coba dipetahijaukan adalah isu pelestarian pusaka (konservasi), khususnya pelestarian bangunan pusaka. Dummy pertama berhasil diselesaikan sebagai keluaran dari acara Jelajah Pusaka Kotagede (21/09/2008) yang diselenggarakan oleh Senthir (The Youth Spirit of Jogja Heritage Society) bekerjasama dengan Komunitas Peta Hijau Yogyakarta dan Yayasan Kanthil Kotagede. Hasil kompilasi data peta akan diolah oleh tim Peta Hijau Yogyakarta ke dalam sistem Open Green Map (http://opengreenmap.org) yang akan terus diperkaya dan dikembangkan bersama. Kami membuka kesempatan bagi siapa saja untuk terlibat sebagai relawan dalam proses olah data tersebut.
CP Peta Hijau Yogyakarta: Elanto Wijoyono (joeyakarta@greenmap.or.id)
CP Senthir: Rully Kusumaningdyah (rully_0312@yahoo.com)
CP Kanthil Kotagede: M. Natsier (kanthilkotagede@yahoo.com)
Woro Moro Malioboro
Woro berari kabar. Moro berarti datang. Malioboro adalah Malioboro. Mari ikuti proses memetakan pusaka komunitas yang membentuk wajah Malioboro. Temukan keragaman situs, peninggalan, hingga kegiatan masyarakat yang khas di labirin kampung di pusat kota Yogyakarta. Proses yang difasilitasi oleh tim mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) dan Desain Komunikasi Visual Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini terbuka untuk umum. Siapa pun yang bergabung, dipersilakan ikut serta.
Blog (Blog)
Baca dan tambahkan ke dalam forum yang sedang berlangsung dengan Bahasa Indonesia, yang didukung oleh para pembuat peta hijau, masyarakat, dan oleh Sistem Peta Hijau. Blog ini disusun secara kronologis dengan komentar terbaru di urutan pertama.
Para Pembuat Peta Hijau, harap login dan klik Blog, kemudian Pembuat bisa saling bertukar untuk mengakses diskusi yang lengkap dalam Bahasa Indonesia.
Friendly City Friendly Earth*)
Studi Kasus : “Peta Hijau”, Belajar dan Menjaga Kota Secara Berkelanjutan
Lilianny Sigit Arifin
Center of Housing and Human Settlements Development.
Jurusan Arsitektur, FTSP - Universitas Kristen Petra, Surabaya
Email : lili@petra.ac.id
Pengantar
Menanggapi issue global warming, ada pendapat yang setuju namun ada pula pendapat yang pesimis dan mengatakan bahwa issue global warming hanyalah issue politik belaka.
Lepas dari pendapat pro dan kontra, saya ingin mengajak peserta seminar untuk menyadari bahwa sejak revolusi industri konsentrasi manusia yang tinggal di kota meningkat dari 10% di abad 20 menjadi 50% di awal abad 21. Dengan semakin bertambah padatnya sebuah kota, kita semua sadar bahwa jumlah kendaraanpun akan meningkat, jumlah bangunan akan meningkat. Peningkatan polusi dari asap kendaraan ini disertai dengan peningkatan suhu pula, karena penggunaan teknologi pendingin ruangan, di mana pelepasan panas dari setiap kondensor alat pendingin, baik dari bangunan perkantoran, shopping mall maupun rumah tinggal biasa. Keadaan yang gersang ini tentunya membuat sebuah kota tidak nyaman untuk digunakan sebagai tempat bermukim, apalagi bila dibandingkan dengan suasana pedesaan yang masih banyak area terbuka dan pepohonan serta gemercik suara air sungai. Pertanyaannya, apakah kita ingin tinggal di kota yang gersang atau kota yang nyaman ? Mencintai alam sebagai bagian dari lingkungan tempat kita bermukim akan selalu mendatangkan kebaikan tanpa harus disertai embel embel karena issue global warming kan. Maka mari kita bangkit untuk lebih mencintai alam sehingga akan kita peroleh kota yang bersahabat untuk dihuni.read more »
Submitted by
Surabaya on 9th Jul 2009
Sumber-Sumber daya (Resources)
Setiap orang bisa melihat daftar alat-alat pembuat Peta Hijau dalam _Bahasa Indonesia_, tetapi Pusat Peralatan hanya bisa diakses oleh Pembuat Peta Hijau yang telah terdaftar. Pusat peralatan (Toolcenter) berkembang terus menerus, maka harap sering melakukan cek
Pendaftaran (Registration)
Kelompok-kelompok, kelas-kelas, perseorangan, dan badan-badan terinspirasi untuk menciptakan sebuah Peta Hijau tentang lingkungan setempat mereka sendiri setelah melihat bagaimana proses dan hasil akhir bisa membantu merubah perspektif mereka melalui partisipasi komunitas.
Walaupun ini bukan proses yang mudah, baik penciptaan dan penggunaan peta bisa menjadi sangat menyenangkan dan memperbaiki kualitas hidup dalam berbagai cara. Profil-profil (Maps) mempunyai lebih banyak informasi mengenai dampak-dampaknya pada komunitas, lapangan kerja yang tercipta, jaringan-jaringan lokal yang dikuatkan, dan peluang-peluang untuk belajar, karena sebuah proyek peta Hija!
Ingin melakukan sesuatu yang berarti bagi komunitas Anda? Kami selalu menyambut baik pemimpin-pemimpin proyek baru dari segala sudut dunia. Semua pembuat Peta Hijau menyumbang sejumlah kecil biaya yang bisa disesuaikan kondisinya atau memberikan pelayanan (seperti outreach atau penerjemahan) kepada Sistem Peta Hijau.
Jika Anda ingin memulai, harap mengunduh dan membaca formulir Pendaftaran Pembuat Peta Hijau _berbahasa Indonesia_.
"Unduh formulir Pendaftaran
"Pendaftaran online dalam Bahasa Inggris
Poros-Poros (Hubs)
Dengan jumlah wilayah dan negara yang terus bertambah, para pembuat Peta Hiaju yang berpengalaman telah mengembangkan suatu ‘Poros’ guna memberikan dukungan kepada setiap proyek yang dilaksanakan secara lokal di wilayah-wilayah mereka masing-masing. Beberapa poros telah berkolaborasi untuk memroduksi buku dan sumber-sumber daya lainnya, beberapa yang lain melakukan pertemuan-pertemuan untuk saling bertukar keterampilan, membuat proposal-proposal pendanaan bersama, dan membangun hubungan-hubungan yang mengarah ke inisiatif-inisiatif lebih lanjut ‘di luar masalah peta’.
Semua Poros dihubungkan ke halaman Hub , dan beberapa hub mempunyai website dengan ukuran dan kompleksitas yang bervariasi. Jika ada website dengan sumber-sumber daya dalam _Bahasa Indonesia_, website tersebut dihubungkan di sin.
Hub Link: PetaHijau.wordpress.com
Nama Pemimpin Hub and Kontak:
Elanto, Marco Kusumajiwaya
Pengakuan (Recognition)
Penghargaan! Newsletters! Rilisan Pers!
Kunjungi bagian Berita (News) untuk mendapatkan artikel-artikel dan laporan-laporan media tentang proyek Peta Hijau di seluruh dunia. Pembuat Peta Hijau juga menghubungkan berita-berita tersebut secara langsung ke profil mereka.
Nikmati link-link ke artikel-artikel dan laporan-laporan media online dalam _Bahasa Indonesia_ di sini.
Friendly City Friendly Earth*)
Studi Kasus : “Peta Hijau”, Belajar dan Menjaga Kota Secara Berkelanjutan
Lilianny Sigit Arifin
Center of Housing and Human Settlements Development.
Jurusan Arsitektur, FTSP - Universitas Kristen Petra, Surabaya
Email : lili@petra.ac.id
Pengantar
Menanggapi issue global warming, ada pendapat yang setuju namun ada pula pendapat yang pesimis dan mengatakan bahwa issue global warming hanyalah issue politik belaka.
Lepas dari pendapat pro dan kontra, saya ingin mengajak peserta seminar untuk menyadari bahwa sejak revolusi industri konsentrasi manusia yang tinggal di kota meningkat dari 10% di abad 20 menjadi 50% di awal abad 21. Dengan semakin bertambah padatnya sebuah kota, kita semua sadar bahwa jumlah kendaraanpun akan meningkat, jumlah bangunan akan meningkat. Peningkatan polusi dari asap kendaraan ini disertai dengan peningkatan suhu pula, karena penggunaan teknologi pendingin ruangan, di mana pelepasan panas dari setiap kondensor alat pendingin, baik dari bangunan perkantoran, shopping mall maupun rumah tinggal biasa. Keadaan yang gersang ini tentunya membuat sebuah kota tidak nyaman untuk digunakan sebagai tempat bermukim, apalagi bila dibandingkan dengan suasana pedesaan yang masih banyak area terbuka dan pepohonan serta gemercik suara air sungai. Pertanyaannya, apakah kita ingin tinggal di kota yang gersang atau kota yang nyaman ? Mencintai alam sebagai bagian dari lingkungan tempat kita bermukim akan selalu mendatangkan kebaikan tanpa harus disertai embel embel karena issue global warming kan. Maka mari kita bangkit untuk lebih mencintai alam sehingga akan kita peroleh kota yang bersahabat untuk dihuni.read more »
Submitted by
Surabaya on 9th Jul 2009
Cerita-Cerita (Stories)
Sebelum peluncuran Greenhouse (presentasi, kolaborasi dan pusat sumber daya pembuat peta Hijau) pada GreenMap.org di musim semi 2007, website kami mempunyai beberapa cerita pendek tentang pembuatan peta yang bisa anda nikmati. Jika ada cerita-cerita lagi dalam _Bahasa Indonesia_, link-nya ada di_s.
Anda bisa juga mengunduh dan membaca Atlas Peta Hijau. Diproduksi tahun 2004, antologi yang ditulis secara lokal ini menampilkan sepuluh proyek dari Asia dan Amerika Utara. Unduh atlas-atlas tersebut menurut bab dalam bahasa Inggris atau Jepang dari GreenAtlas.org (http://greenatlas.org ). Sebagian dari Atlas Peta Hijau tersebut berbahasa Cina Tradisional, juga, sebagian dari buku “Energetic Green Map Movement” diterbitkan oleh Taiwan’s Society of Wilderness, dan tersedia di toko kami.
Toko kami juga bisa mempunyai sumber-sumber daya dalam _Bahasa Indonesia_!
Unduh cerita-cerita: Newsletters in Indonesian
Dukung peta Hijau (Support Green Map)
Donasimu mendukung pengembangan yang sedang berlangsung atas alat-alat pembuatan peta hijau dan sumber-sumber daya komunikasi yang digunakan oleh anak-anak muda dan orang dewasa di ratusan komunitas di seluruh dunia, termasuk banyak proyek berpenghasilan-rendah. Dukungan anda membantu kami dalam membangun kapasitas organisasi dan teknis untuk menumbuhkan kepemimpinan lokal yang efektif bagi usaha-usaha menuju keberlanjutan.
Halaman Donasi menawarkankenyamanan untuk memberi donasi secara online, dan akan membantu individu dan yayasan pendonor menyumbang melalui bank, pengiriman uang tunai, dan sebagainya. Sistem Peta Hijau adalah sebuah organisasi nirlaba Amerika serikat dengan nomer registrasi 501c3. Sumbangan-sumbangan Anda tidak dikenai pajak.
Kami menyambut baik permintaan-permintaan dari calon-calon sponsors dari perusahaan atau entitas lainnya yang berusaha menciptakan masa depan yang berkelanjutan, adil, dan inda.
Klik halaman Pendukung untuk melihat siapa yang telah memberi sumbangan kepada pembangunan dan pengembangan berkelanjutan dari gerakan lokal-global.
Kami sangat menghargai setiap individu yang telah menyumbang kepada Sistem Peta Hijau, telah membeli Peta-Peta Hijau, buku-buku, DVD, dan lainnya di toko kami atau telah secara suka rela membantu kami.
Kontak kami kapanpun anda ingin untuk mendiskusikan bagaimana membantu kami.
Link ke Donasi-donasi dan toko kami. Terima kasih atas bantuannya kepada kami dalam mendorong komunitas-komunitas di manapun untuk merencanakan masa depan yang berkelanjutan!
Tentang Terjemahan (About the Translations)
Terjemahan-terjemahan untuk website ini dikerjakan pada waktu-waktu yang berbeda dan oleh orang-orang yang berbeda, sehingga Anda mungkin menjumpai beberapa ketidakkonsistenan. Kami menyambut baik masukan dari Anda! Mohon hubungi kami jika anda ingin memperbaiki terjemahan atau membantu kami menambahkan lebih banyak lagi bahasa ke dalam website ini.