Navegador

El formulario de inscripción y las páginas más importantes del sitio han sido traducidas al Español. Para una visión general del contenido en Español (Mapas Verdes, Mapeadores, blogs y recursos) visite la Bienvenida Global en Español. Para ofrecer ayuda con traducciones o correcciones, por favor contáctenos.

Current Highlight

Preview the Open Green Map

Buscar

Google Custom Search

Suscribirse al Boletín

En línea

En este momento hay 0 Mapmakers y 469 invitados en línea.
¡Piensa Global,
Mapea Local!

GreenMap Yogyakarta - Indonesia

Imagen de GreenMap Yogyakarta - Indonesia
Mapas
Fotos
Ubicación
Detalles de la Organización
Greenmaper Jogja
Peta Hijau Yogyakarta
non-profit
Continuing
Open organization for the Green Mapmaking movement in Yogyakarta and Indonesia. Berpikir Mendunia, Memeta Tempatan!
petahijau@greenmap.or.id
+62 815 7865 8586
http://greenmap.or.id
Yogyakarta (Yogyakarta / Yogya / Jogja ) - Daerah Istimewa Yogyakarta - Indonesia - Asia
Información de Contacto del Mapeador
Elanto Wijoyono
joeyakarta@greenmap.or.id
+62 815 7865 8586
Coordinator
National NGO's Staff
Indonesian
English

COMBINE Resource Institution
Jl. Ngadisuryan 26, Kraton, Yogyakarta 55133 Indonesia

Declaración de Intención

Introducing Green Map as an alternative media venue for the community. We are also aiming to develop more community empowerment strategies through Green Map projects based in various types of media, like maps, video, and photography, among others.

Visión General en el Idiomal Local

Greenmapper Jogja adalah komunitas jaringan antar pegiat Green Map di Yogyakarta. Organisasi non-formal ini bersifat terbuka bagi siapa pun. Greenmapper Jogja telah melakukan beberapa proyek Green Mapmaking sejak tahun 2002. Ke depan, kami akan terus melanjutkan kegiatan-kegiatan Green Mapmaking di Yogyakarta dan membantu pihak-pihak lain di manapun yang berminat mengembangkan Green Map di daerahnya.
Salah satu minat Greenmapper Jogja adalah eksplorasi media sebagai salah satu strategi pendekatan Green Mapmaking. Bahwa, pemetaan itu tidak hanya bisa dilakukan dengan kertas dan kompas, tetapi juga dengan berbagai medium lain, seperti gambar, kamera foto, video, dan sebagainya. Eksplorasi media yang lebih kaya akan mendorong proses serta hasil-hasil kegiatan dengan perspektif dan warna yang lebih beragam. Di sisi lain, masyarakat akan memiliki kesmepatan untuk memilih media mana yang lebih dekat dengan kesehariannya untuk memahami isu yang coba diinformasikan melalui metode Green Map.