搜索

捐助






在线用户

当前共有 1 Mapmaker 和 1位访客 在线。

仅对注册绘图者

Friendly City Friendly Earth: “Peta Hijau”, Belajar dan Menjaga Kota Secara Berkelanjutan

Friendly City Friendly Earth*)
Studi Kasus : “Peta Hijau”, Belajar dan Menjaga Kota Secara Berkelanjutan

Lilianny Sigit Arifin
Center of Housing and Human Settlements Development.
Jurusan Arsitektur, FTSP - Universitas Kristen Petra, Surabaya
Email : lili@petra.ac.id

Pengantar
Menanggapi issue global warming, ada pendapat yang setuju namun ada pula pendapat yang pesimis dan mengatakan bahwa issue global warming hanyalah issue politik belaka.
Lepas dari pendapat pro dan kontra, saya ingin mengajak peserta seminar untuk menyadari bahwa sejak revolusi industri konsentrasi manusia yang tinggal di kota meningkat dari 10% di abad 20 menjadi 50% di awal abad 21. Dengan semakin bertambah padatnya sebuah kota, kita semua sadar bahwa jumlah kendaraanpun akan meningkat, jumlah bangunan akan meningkat. Peningkatan polusi dari asap kendaraan ini disertai dengan peningkatan suhu pula, karena penggunaan teknologi pendingin ruangan, di mana pelepasan panas dari setiap kondensor alat pendingin, baik dari bangunan perkantoran, shopping mall maupun rumah tinggal biasa. Keadaan yang gersang ini tentunya membuat sebuah kota tidak nyaman untuk digunakan sebagai tempat bermukim, apalagi bila dibandingkan dengan suasana pedesaan yang masih banyak area terbuka dan pepohonan serta gemercik suara air sungai. Pertanyaannya, apakah kita ingin tinggal di kota yang gersang atau kota yang nyaman ? Mencintai alam sebagai bagian dari lingkungan tempat kita bermukim akan selalu mendatangkan kebaikan tanpa harus disertai embel embel karena issue global warming kan. Maka mari kita bangkit untuk lebih mencintai alam sehingga akan kita peroleh kota yang bersahabat untuk dihuni.

附件大小
Friendly City Friendly Earth.doc1.21 兆字节

Ayo Stop Global Warming Sekarang

Global Warming sama sekali bukanlah isu politik, melainkan sebuah kenyataan yang benar-benar tengah terjadi dan akan semakin memburuk bila tidak segera kita antisipasi dari sekarang. Secara kasat mata gejala perubahan iklim akibat pemanasan global dapat kita lihat dan kita rasakan dengan jelas. Pergantian musim yang tidak menentu, meningkatnya permukaan laut akibat melelehnya es dan salju di kutub utara dan selatan, suhu dingin extrim di beberapa Eropa dan Amerika dan lain-lain.
Bumi ini memang semakin panas, ayo kita hentikan pemanasan global ini sebelum terlambat.